Semua orang merasa penting untuk diperlakukan adil, walau dirinya sendiri kadang tidak berbuat adil. sepenting apakah keadilan itu? hingga setiap orang selalu mengaitakan kata ini denagn kata apapun: pemimpin adil, hukum adil, negara adil, dan adil-adil yang lainnya, bahkan dalam dasar negara kita pun Pancisila Keadilan menjadi ahl yang yang tidak terlewatkan yaitu Keadilan Sosial, jadi apa sebenarnya keadilan itu????sampai terdapat dalam dasar negara Indonesia.
Kata orang sebenarnya adil atau keadilan itu memiliki arti yang sebenarnya sangat sederhana yaitu menmpatkan seseuatu pada tempatnya. kalau menurut saya sich adil itu mampu melaksanakan kewajiban dan tidak mendahulukan hak. misalnya kewajiban kita adalah membuat bahagia saudara pasti sekalipun kita disakiti kita tidak akan lantas marah begitu saja karena tentu membuat dia bahagia tanpa tersinggung itu kewajiban kita daripada membalas kesakitahatian itu yang merupakan hak kita. selintas emang terlihat mudah dan gampang tapi sebenarnya susah lho, susah banget tapi susah nya cuma diawal lama-kelamaan sih enggak justru jadi enak banget bisa berbuat adil….
Kenapa menjadi terlihat susah karena akan bersinggungan langsung denagn ego kita, setiap manusia itu itu memiliki ego yang kalau kata Sigmund Freud (benar gak yach nulisnya??) mah manusia itu terdiri atas Id, Ego dan Super Ego, nah katanya ke 3 hal ini harus berjalan secara dinamis dalam peran dan fungsi masing-masing. jika ada salah satu aja yang tidak berkembang dengan baik maka akan runyam tuch kepribadian manusia yang dalam kata istilah nya dia Deviab Behavior alias kepribadian menyimpang. misalnya, seseorang menuntut kita untuk berbuat adil dengan mendahulukan kewajiban dari pada menuntut hak kita saat itu ego yang menuntut sedang bermain mengahadapi kita sedangkan kita sendiri pun berusaha menganggapinya, karena kita juga punya ego maka kita hadapi juga denagn ego yang melerainya adalah super ego karena super ego inilah yang yang memberikan pertimbangan-pertimbangan sebelum akhirnya ego memutuskan perkara. begiltulah kiranya proses itu terjadi dalam diri kita jika padaa saat itu super ego tidak mampu bekerja denagn baik maka ego akan bekerja dengan sendirnya yang manghasilkan sikap defensif (menyerang).
terlepas dari benar dan tidaknya, namun kita bisa menyadari hal itu bahwa ternyata banyak sekali sikap kita yang mungkin masih belum menggunakan prinsip-prinsip keadilan tadi, mungkin hal yang harus kita lakukan saat ini adalah bagaimana memberikan tabungan nilai yang banyak untuk super ego kita sehingga ketika ego akan mengeksekusi sesuatu kita bisa menjadi manusia yang bijak dan fleksibel serta mampu berempati pada orang lain. jadi kalau menurut saya jangan berbicara keadilan kalau sikap empati saja tidak dia miliki karena bearti apa yang ia sampaikan tidak berdasar pada sifat keadilan yang sebenaranya!!!!!! tapi tentu keadilan yang dimaksud di sini bukanlah keadilan yang diputuskan oleh hakim di meja hijau, karena kalau penjelasan tadi dipakai oleh hakim pengadilan wahhhhh bisa runyam tu urusan!!!!!!!.