Minggu kemarin tepatnya tanggal 7 s.d. 9 September Allah swt memberikan kesempatan bagi saya yang sangat luar biasa, saya hadir dalam acara ospek jurusan saya di Buper Kiara Payung Jatinangor. mungkin sebagian orang berpendapat apa sih istimewanya ada di sana? sahabat bagi saya itu merupakan hal yang sangat luar biasa, karena apa? karena sudah 3 kali saya mengikuti acara tersebut acara tahun inilah yang paling berkesan bagi saya! betapa tidak, dulu tahun 2005 saat saya pertama kali ikut ospek saya jadi peserta saya gak ngerti apa itu ospek, yang saya tahu ospek hanyalah pembodohan akhirnya karena penuh prasangka saya jadi gak bisa menikmati acara itu. setahun kemudian di tahun 2006 saya jadi panitia emangsih udah mulai ngerasaiin nikmatnya ospek tapi terhalangi oleh capeknya jadi panitia, tahun ini ya tahun 2007 saya gak jadi lagi panitia di lapangan, sekarang jadi penganggung jawab acara walaupun badan gak capek tetep aja pikiran mah capek karena beban tanggung jawab mahasiswa baru ada di pundak saya.
Awalanya saya pun gak merasakan kenikmatan itu, kenikmatan itu saya rasakan pada saat malam terakhir. waktu itu malam minggu karena acara puncak panitia mengundang alumni dari angkatan pertama sampai yang baru lulus, acara diadakan di alam terbuka beratapkan langit yang hitam pekat tanpa dihiasi bingtang satupun, Subhanallah!!!!!! itulah yang terucap diqolbu ini,pada hari sabtu pagi ba’da shubuh saya diberikan kesempatan untuk memberikan kuliah shubuh tepat menghadap ke timur dimana matahari terbit dari balik bukit dan gunung yang ada disekitar Kiara Payung. Sangat luar biasa menyaksikan anugerah Allah yaitu melihat matahari yang perlahan-perlahan mulai naik, semburat merah kekuningan sang fajar mulai muncul silih bersautan burung bahkan sayup suara ayam di perkampungan dari kejauhan terdengar indah. saat itu hati saya bener-bener berdecak kagum, kalau saja gak ditahan air mata pun mulai meleleh dari kedua mata ini. ya Allah betapa ternyata alam ini sangat mencintai kami manusia sebagai hamba-Mu!!,sahabat ekspresi cinta yang luar biasa itu tanpa pernah ragu senantiasa diekspresikan alam untuk kita. sayang keanggkuhan kita dan seringnya kita tidur setelah shubuh menyebabkan kita gak bisa melihat bagaimana alam mencintai kita dikala pagi.
Malam puncak dikahiri dengan api unggun dan renungan malam, saat itu dosen yang akan diminta mengisi sudah pulang duluan akhirnya panitia meminta saya untuk memimpin acara itu, saat prosesi dimulai saya membacakan terjemahan dari surat As-Syam ayat 1-10, betapa sangat luar biasa mengungkapkan rasa syukur dihati di depan api unggun yang menyala dikelilingi Peserta, panitia, mahasiswa dan alumni tanpa ragu saya menyampaikan semua itu sebagai ungkapan cinta ini kepada alam raya yang telah menaungi manusia tanpa pernah merasa lelah mereka tunduk patuh kepada Allah swt Rabb yang menciptakannya dan yang menciptakan kita juga. sungguh sangat keterlaluan jika ada manusia yang mengingkari keberadaan Allah swt sedangkan Alam raya ini saja begitu tunduk patuh kepada-Nya!!!!
Wahai Matahari yang senatiasa terbit saat pagi hari
Wahai bulan yang mengitari bumi tanpa pernah henti
Wahai siang yang selalu datang tanpa pernah terlambat sedetikpun
Wahai Malam yang memberikan ketenangan pada setiap makluk di bumi
Wahai langit serta seluruh yang ada di sekitarnya
Sampaikan lah pada Rabbmu bahwa hamba sangat mencintaimu
cinta hamba pada mu adalah semata-mata karena cinta hamba pada yang minciptakanmu
Dialah Allah yang Esa yang sangat Hamba Cintai.