Langkah gontai menyusuri gelapnya malam
menapaki kenestapaan yang malang…..
sebuah alur yang tak pernah ku dapat mengerti seluruhnya
menorehkan tanda tanya besar dalam hatiku….Tercabik hati tersayat sembilu menahan kata
kelu tak terkira senyum tertahan oleh derita
sebuah kenisacyaan terbantahkan fakta
betapa mereka tertawa menertawakan seseorang yang ingin mulia
ya kemuliaan itu memang sepertinya bukan milik setiap orang
bahkan keberuntungan itu hanya milik orang [...]
Arsip untuk ‘Cahaya Cinta’ Kategori
Syahdu Keheningan Malam
Diposkan dalam Cahaya Cinta, Coretan Hati pada November 13, 2009 | Leave a Comment »
Cahaya Cinta Ibrahim AS
Diposkan dalam Cahaya Cinta, Islam qu-Islam mu-Islam qt pada Desember 17, 2007 | Leave a Comment »
Bissmillahirrahmanirrahiim
Memasuki masa tuanya Ibrahim masih belum juga dikaruniai keturunan yang dapat melanjutkan risalahnya sebagai seorang Nabi Allah, namun Ia tetap bersemangat dan senantiasa bersyukur kepada Rabbnya.suatu ketika setelah menikah dengan Bunda Hajar, datanglah Jibril memberikan kabar gembira yang membuat Ibrahim begitu bersyukur kepada Rabbnya.”Hai Ibrahim berbahagialah Engkau karena Engkau akan dikaruniai seorang anak”dengan haru Ibrahim [...]
Berbagi Payung
Diposkan dalam Cahaya Cinta pada November 16, 2007 | Leave a Comment »
Setelah gersang kering dan kerontang menghiasai keseharian bumi kita, kini basah dan lembab menggantikan dahaga tanah yang tersirami oleh air hujan. sudah beberapa hari ini bandung terus-terusan dianugaerahi hujan oleh Allah swt, sebagai pertanda bahwa ternyata Allah begitu sangat mencintai ummatNya sehingga di berikan hujan kepadanya. sayang hanya sebagian kecil saja dari manusia ini yang [...]
Malam itu
Diposkan dalam Cahaya Cinta pada Oktober 18, 2007 | Leave a Comment »
Sampai menjelang akhir Ramadahan saya masih biasa-biasa aja, gak punya anggapan apapun terhadap malam itu. Hanya suatu ketika di malam tanggal 29 dan puncakanya tanggal 4 Syawal pikiran ini jauh melayang teringat malam itu. Ya malam itu adalah malam tanggal 25 ramadhan!! ‘itikaf di habiburrahman menjadi keputusan aktivitas malam itu bersama dengan teman, sahabat sekaligus [...]
T’masuk yang Manakah Saya?
Diposkan dalam Cahaya Cinta pada September 15, 2007 | 2 Komentar »
Di jaman kekhalifahan Umar bin Khatab ada seorang musafir yang sangat kelelahan karena telah melakukan perjalanan yang teramat jauh sekalipun ia menunggang unta, saking capeknya ia memutuskan untuk beristirahat tepat dibawah rindangnya pohon kurma, setelah ia menambatkan tali kekang unta dan minum secukupnya akhirnya ia tertidur, bahkan tidurnya sangat lelap sekali sehinga [...]